Demokrasi Indonesia kini berada di persimpangan jalan, ditandai dengan regresi indeks demokrasi dan praktik kenegaraan yang semakin tereduksi menjadi sekadar prosedural tanpa partisipasi substantif. Di tengah melemahnya fungsi check and balances serta tantangan oligarki dalam industri media, harapan akan terwujudnya keadilan bergantung pada revitalisasi partai politik dan pers sebagai pilar utama kedaulatan rakyat. Situasi ini menuntut kesadaran kolektif untuk menelaah kembali integritas lembaga politik dan independensi jurnalisme di tengah arus disrupsi yang mengancam kebebasan sipil.
Merespons urgensi tersebut, Laboratorium Indonesia 2045 (LAB 45) berkolaborasi dengan Laboratorium Pancasila Universitas Negeri Malang menghadirkan Sarasehan Nasional bertepatan dengan momentum Hari Pers Nasional. Forum ini dirancang sebagai ruang refleksi kritis dan dialog konstruktif bagi berbagai elemen bangsa untuk merumuskan langkah strategis dalam menyelamatkan demokrasi dari kemunduran, sekaligus memperkuat peran partai politik dan jurnalisme kritis sebagai penjaga akuntabilitas negara.

