Antara Marhaenisme dan Marxisme

Abira Massi Armond Bedah Literatur Jum'at, 09 Januari 2026
img

Marhaenisme adalah suatu paham atau ajaran (-isme) yang memiliki pengaruh sangat besar dalam kehidupan bangsa Indonesia. Marhaenisme pertama kali dirumuskan oleh Soekarno. Istilah ini ia temukan ketika sedang berjalan-jalan tanpa arah tujuan di Bandung dan menemui seorang petani bernama Marhaen. Petani tersebut sedang memacul di sawahnya sendiri, menggunakan cangkulnya sendiri, tetapi tetap hidup dalam kemiskinan (Feith & Castels, 1988). Sejak bertemu dengannya, Soekarno kerap menggunakan istilah Marhaenisme sebagai simbol perjuangan melalui ajaran-ajarannya. Marhaenisme sebagai ideologi memiliki tafsir yang beragam semenjak awal kemunculannya. Keberagaman ini disebabkan tidak adanya penjelasan resmi yang cukup lengkap, baik dari partai-partai pada masa itu yang menggunakan Marhaenisme sebagai asas, maupun dari Soekarno sendiri.