Pertanyaan Strategis Tarif Resiprokal bagi Indonesia

Makmur Keliat Harian Kompas Selasa, 24 Februari 2026
img

 

”Jangan menaruh seluruh telurmu dalam satu keranjang” (pepatah lama).

Sejumlah pertanyaan strategis ingin disampaikan tulisan ini, terkait dengan perkembangan hubungan Indonesia-Amerika Serikat (AS). 

Terutama setelah keluarnya pernyataan resmi Trump melalui situs White House tentang kesepakatan dengan Indonesia pada 22 Juli dan disusul oleh pernyataan berikutnya pada 31 Juli 2025 dan terakhir terkait penandatanganan kesepakatan oleh kedua negara seiring dengan kunjungan Prsiden Indonesia ke AS pada 19 Februari 2026. 

Pertama, apakah kesepakatan tarif resiprokal dengan AS itu akan meningkatkan otonomi strategis Indonesia? Kesepakatan tidak hanya tarif, tetapi juga produk cakupannya. Tidak hanya terkait produk pertanian-pangan, pembelian energi (migas), transfer informasi-digital, obat-obatan hingga mineral kritis bahkan menyangkut perdagangan pertahanan. Keseluruhan isu ini sangat substansial bagi setiap negara di tengah era globalisasi.